Pages

Tanya Jawab

Tanya jawab antara santri dengan Ustadz yang memberi materi ketika ta'lim

Muroja'ah

Muroja'ah Santri sambil menghayati hafalan dari dan teman.

Apel pagi

Apel Pagi dan menerima pesan serta pengumuman dari Ustadz

Pertemuan

Penyampaian materi

Melatih Kepemimpinan Siswa

Melatih Kepemimpinan Siswa

Minggu, 24 Agustus 2014

Dalil Al Quran dan Hadits tntng keutamaan penghafal Alquran

"Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Al Qur’an maka baginya satu hasanah, dan hasanah itu akan dilipatgandakan sepuluh kali. Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim itu satu huruf, namun Alif itu satu huruf, Lam satu huruf dan Mim satu huruf." (HR. At-Turmudzi)

"Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri." (QS Faathir 35:29-30)

Renungan...!!

Mengapa Kita Tidak Menangis Ketika Membaca Al-Quran?
-
SAUDARAKU
Kita sebagai umat Islam tentu
sering membaca ayat suci Al-Qur’an, tetapi terkadang mereka tidak mengetahui apa isi kandungannya.
Berikut ini sebuah cerita yang akan menjawab pertanyaan “Mengapa kita tidak menangis saat membaca Al-Qur’an?”
Sampai kabar kepada Imam Ahmad bin Hambal bahwa salah seorang muridnya selalu bangun malam dan mengkhatamkan al-Qur`an secara sempurna hingga terbit fajar. Kemudian dilanjutkan dengan shalat subuh.
Imam Ahmad pun ingin
mengajarkannya cara menadabburi al-Qur`an. Datanglah ia kepada muridnya itu, kemudian berkata:
“Aku dengar, kamu melakukan ini dan itu?”
Muridnya menjawab: “Ya.”
Imam Ahmad berkata lagi, “Kalau begitu, coba nanti malam kamu lakukan seperti kemarin-kemarin, tapi saat membaca al-Qur`an, bayangkan kamu membacanya di hadapanku atau seakan-akan aku mengawasi bacaanmu.”
Keesokan harinya, datanglah si
murid dan Imam Ahmad bertanya hasilnya.
Si murid menjawab: “Aku hanya bisa membaca 10 juz saja.”
Imam Ahmad menukas, “Coba nanti malam baca al-Qur`an seakan-akan kamu membacanya di hadapan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam.”
Keesokan harinya si murid datang lagi dan berkata: “Ya Imam, aku hanya sanggup membaca juz ‘amma saja.”
Imam Ahmad berkata, “Nah
sekarang, cobalah nanti malam kamu baca al-Qur`an seakan-akan di hadapan Allah ‘Azza wa Jalla”
Si murid pun kaget disuruh seperti ini.
Keesokan harinya, si murid datang dengan mata bengkak akibat dari menangis. Imam Ahmad pun bertanya: “Apa yang kamu lakukan, anakku?”
Si murid menjawab sambil menangis: “Ya Imam, demi Allah, sepanjang malam aku tidak bisa menyempurnakan bacaan surat al- Fatihah.”
-
Begitulah mungkin Saudaraku,
mengapa selama ini bacaan Quran kita tidak pernah membuat kita menangis dan terutamanya berubah. Karena kita mungkin luput menghadirkan semua hal yang
seharusnya ada dalam Quran pada diri kita. Allahu alam. ( Copas)

Investasi akhirat







1.        DonasiPendidikan Kader Dai
2.      DonasiWakaf Tanah, bukuislami, dan Al Qur’an
3.       Donasi Pembangunan KelasdanAsrama
4.      DonasiSandangPangansantriDhua’fa
Via Transfer: Bank BTN No. 0048 0015 0001 2999 An. Madrasah Tahfid Al Qur’an Darussunnah
CP: 087870001515 (Abu Abdillah)
089652232356 (Jamal)